VIRTUAL PRIVATE SERVER, JADI ACUAN BARU PENYIMPANAN DATA PENTING!


VIRTUAL PRIVATE SERVER, JADI ACUAN BARU PENYIMPANAN DATA PENTING!

Apa yang dimaksud dengan VPS? Salah satu produk populer dari komputasi server saat ini apakah sudah familiar? Jika sebelumnya sudah mengerti tentang shared hosting, sudah saatnya mengetahui tentang VPS (Virtual Private Server)

 

Definisi dan Pengertian VPS

VPS adalah kependekan dari (Virtual Private Server), yaitu sebuah server fisik yang dibagi menjadi beberapa server virtual. VPS digunakan secara pribadi dan keseluruhan resource-nya hanya digunakan oleh satu pengguna saja.

Dikatakan sebagai virtual server karena memang server ini bersifat maya dan virtual, Jadi servernya tidak memiliki fisik. Dalam virtualisasi server menggunakan teknologi virtualisasi hardware server fisik yang nantinya akan dibagi menjadi beberapa resource berbeda.

Karena teknologi virtualisasi itulah dalam satu buah server fisik bisa terdapat beberapa virtual server yang dijalankan.

Dengan virtualisasi tersebut, memungkinkan kita untuk menginstall OS dan software tambahan sesuai kebutuhan, yang mana tidak dapat kita lakukan di shared hosting.

 

Konsep dari Sebuah VPS

Tiap virtual server yang telah dibuat ini akan melayani sistem operasi dan perangkat lunak secara mandiri dan dengan konfigurasi yang cepat. Kebanyakan VPS sering digunakan untuk Cloud Computing atau tujuan penggunaan lainnya.

Jika bicara konsep dari sebuah Virtual Private Server, Bisa dikatakan jika VPS merupakan sebuah server namun bersifat virtual. 

Walaupun, tidak murni menempati satu server, tapi VPS bekerja seperti sebuah server yang berdiri sendiri. VPS memiliki process, user, files dan menyediakan full root access. Setiap VPS mempunyai alamat IP, port number, tables, filtering dan routing rules sendiri.

Setiap VPS dapat delete, add, modify file apa saja, termasuk file yang ada di dalam root, dan install software aplikasi sendiri atau konfigurasi root application software-nya.

Dalam hal ini, VPS bisa diibaratkan sebuah apartemen dalam sebuah gedung yang besar, Sedangkan Server fisiknya merupakan gedung tersebut. Dalam virtualisasinya, tiap masing-masing VPS memiliki bagian/resource sendiri-sendiri, penyedia VPS akan menentukan resource yang nantinya akan disewakan ke pengguna.

Jika kamu sudah membeli apartment kamu bebas menggunakannya untuk keperluan kamu.

Namun tentunya sebuah penyedia apartemen memiliki kebijakan dalam penggunaannya. Sama halnya dengan apartemen, VPS juga memiliki kebijakan yang harus dipatuhi oleh para pengguna.

 

Perbedaan VPS dengan Dedicated Server & Share Hosting

Apa perbedaan antara VPS, Dedicated Server dan Shared Hosting? Lalu mana pilihan yang tepat untuk bisnis yang sedang dijalankan.

 

  1. Dedicated Server

Dedicated Server adalah sebuah server dengan resource dan spesifikasi yang besar, Hal ini berarti kamu menyewa semua server fisik untuk digitalisasi bisnis. Jika tadi bicara gedung dan apartemen, Maka Dedicated Server merupakan gedung secara keseluruhan.

Pengguna bebas menggunakan server yang dimiliki untuk kebutuhan  bisnis, dan tentunya sesuai kebijakan yang berlalu. Server dedicated memiliki yang cepat, fleksibel, dan dapat dimodifikasi atau dikustomisasi sepenuhnya.

Dedicated server digunakan untuk situs yang memiliki trafik yang sangat tinggi, Misalnya toko online seperti Tokopedia, Bukalapak, Shopee, dll. Karena memiliki performa yang tinggi harga layanan ini tidak murah.

 

  1. VPS

VPS memiliki resource yang lebih kecil dibanding Dedicated Server, VPS merupakan hasil dari pembagian dedicated server menggunakan teknologi virtualisasi. Pengguna juga bisa menggunakan sepenuhnya virtual server untuk kebutuhan.

Untuk harganya jauh lebih murah dibanding dedicated server, Virtual server cocok digunakan untuk bisnis menengah yang mulai berkembang. Saat membeli VPS, pengguna dapat kendali penuh untuk mengontrol server tersebut. Jika diibaratkan, VPS masih tetap menjadi sebuah apartemen dalam gedung.

 

3. Shared Hosting

Shared hosting adalah sebuah server web yang berasal dari sebuah VPS yang telah dibagi, Jadi saat kamu membeli shared hosting kamu harus bersedia saling berbagi resource dalam satu buah VPS.

Dengan begitu, performa website bisa saja bergantung dengan pengguna shared hosting lainnya dalam satu server. Jika pengguna lain menggunakan banyak resource maka website kamu akan berdampak.

Kamu tidak bisa mengendalikan virtual server, Pihak penyedia lah yang mengelola server. Cukup saling berbagi dengan pengguna shared hosting lainnya dalam sebuah virtual private server. 

Jadi bisa ditarik kesimpulan antara Dedicated server, VPS dan Shared Hosting, Jika Dedicated Server merupakan gedung apartemen, dan VPS merupakan apartemennya sedangkan Shared hosting merupakan sebuah apartemen yang dibagi untuk beberapa pengguna.

 

GMEDIA adalah solusi terbaik untuk penyediaan data center, VPS, hosting, yang tentunya aman dari segala ancaman, selain itu GMEDIA juga support bandwidth dengan jaringan terbaik dan layanan 24 jam non-stop. Untuk itu, tunggu apalagi? Dengan GMEDIA, service makes perfect!

 

Gmedia.net.id

 

  1. Internet soluution
  2. System integrator
  3. Data center
  4. Application & content provider

 

#gmedia #servicemakesperfect #kerjamaksimal #gmediapastilancar #internetkantor #internetkenceng #internetstabil #internetbisnis

Posted 2021-05-24 16:42 by Marcomm Gmedia Share
  news