DAMPAK REVOLUSI INDUSTRI 4.0 PADA PEMASARAN DIGITAL


DAMPAK REVOLUSI INDUSTRI 4.0 PADA PEMASARAN DIGITAL

Revolusi Industri 1.0 terjadi sekitar abad ke-18 dengan diawali terciptanya mesin uap oleh James Watt pada tahun 1776. Penggunaan mesin uap yang menggantikan tenaga manusia dan hewan pada proses produksi barang mengakibatkan perubahan yang signifikan pada dunia industri. Kapasitas dan kecepatan produksi meningkat pesat dibandingkan dengan sebelumnya ketika menggunakan tenaga manusia dan hewan untuk memproduksi barang. Itulah masa Industri 1.0.

Industri 2.0 adalah masa yang diawali dengan terjadinya Revolusi Industri 2.0, yaitu saat mulai digunakannya konsep produksi massal dan mesin listrik sekitar abad ke-19. Konsep produksi massal pertama kali diterapkan oleh pabrik mobil Ford di akhir tahun 1800-an. Penggunaan konsep produksi massal dan mesin listrik pada proses produksi barang mengakibatkan berkurangnya waktu produksi dan biaya produksi secara drastis.

Pemakaian komputer dan robot pada dunia industri di sekitar abad ke-20 memicu terjadinya Revolusi Industri 3.0. Di era ini, proses produksi barang menjadi lebih terkontrol secara digital, lebih presisi, serta menjadi lebih cepat.

Saat ini sedang berlangsung Revolusi Industri 4.0, yaitu sebuah revolusi industri di abad 21 di mana terjadi perubahan besar–besaran di berbagai bidang lewat perpaduan teknologi yang mengurangi atau bahkan menghilangkan sekat–sekat antara dunia fisik, digital, dan biologi.

Revolusi ini ditandai dengan adanya pemanfaatan teknologi–teknologi baru dalam berbagai bidang, seperti kecerdasan buatan, robot, blockchain, teknologi nano, komputer kuantum, bioteknologi, Internet of Things, Printer 3D, dan kendaraan tanpa awak. Sebagaimana halnya dengan revolusi-revolusi industri sebelumnya, Industri 4.0 berpotensi meningkatkan kualitas hidup umat manusia di seluruh dunia.

Seiring dengan terjadinya evolusi dan revolusi pada dunia industri di seluruh dunia, pemasaran pun mengalami perubahan–perubahan sebagai akibat maupun adaptasi dari perkembangan pada dunia industri tersebut.

Berikut ini adalah perubahan yang terjadi di dunia pemasaran sebagai akibat maupun adaptasi dari Revolusi Industri 4.0:

 

  • Pemasaran Digital Menjadi Strategi Utama Pemasaran

 

Kalau pada masa Industri 1.0, 2.0, dan 3.0, pemasaran digital masih menjadi alat dan strategi pendukung saja, maka pada masa Industri 4.0 ini, digital marketing telah menjadi alat dan strategi utama yang diterapkan perusahaan–perusahaan di seluruh dunia. Gaya hidup umat manusia di seluruh dunia pun mengalami perubahan drastis di masa Industri 4.0 ini. Kalau dahulu banyak orang di dunia ini hanya memanfaatkan komputer dan internet untuk berkomunikasi saja, kini di masa Industri 4.0 komputer dan internet telah menjadi bagian dari seluruh aspek kehidupan manusia sehari – hari, mulai dari berkomunikasi, bekerja, belajar, berbelanja, hiburan, dan lain sebagainya. Perubahan – perubahan yang diakibatkan Industri 4.0 pada dunia industri dan perubahan perilaku konsumen telah memaksa terjadinya perubahan pada dunia pemasaran juga.

 

  • Semakin Banyak Perusahaan Manufaktur Yang Menjangkau End User Produknya Secara Langsung Dengan Pemasaran Digital

 

Mata rantai distribusi barang–barang hasil produksi manufaktur di seluruh dunia yang dulunya panjang, kini dipangkas menjadi semakin pendek. Karena, perusahaan–perusahaan manufaktur di seluruh dunia sudah banyak yang mulai menjangkau end user produknya lewat pemasaran digital. Kini, semakin banyak perusahaan manufaktur di dunia ini yang membuka toko online sendiri atau memanfaatkan situs seperti Global Sources dan Alibaba untuk memperpendek mata rantai distribusinya atau bahkan menjangkau end user produknya secara langsung. Dan dengan semakin banyaknya perusahaan manufaktur yang menjangkau end user secara langsung melalui pemasaran digital, membuat kedua belah pihak tersebut diuntungkan. Alasannya, perusahaan manufaktur bisa mengurangi biaya dan waktu distribusi produknya, sehingga pada akhirnya bisa meningkatkan profit mereka. Sementara, end user bisa menikmati produk dengan harga lebih murah dan cepat.

 

  • Potensi Pertumbuhan Penjualan Yang Sangat Besar

 

Pemanfaatan pemasaran digital pada dunia industri juga memberikan potensi pertumbuhan penjualan yang sangat besar. Sebab, digital marketing membuat perusahaan manufaktur di seluruh dunia mampu menjangkau pasar global dengan mudah, efisien, dan efektif. Dengan semakin mudah dan efisien dalam menjangkau end user, maka semakin mudah pula bagi industri manufaktur untuk meningkatkan penjualan dan profit-nya. Kalau dahulu pada masa Industri 1.0, 2.0, dan 3.0 pertumbuhan penjualan industri manufaktur sangat bergantung dan ditentukan oleh mata rantai distribusi yang kompleks dan berbiaya tinggi, kini pada masa Industri 4.0, distribusi menjadi lebih simpel dan murah.

 

  • Data Menjadi Sangat Penting

 

Dalam Industri 4.0, data yang detail menjadi sangat mudah diakuisisi oleh para industri manufaktur, baik itu mengenai pengadaan bahan baku dari para supplier, pada saat proses produksi, sampai pengiriman produk kepada end user. Data mengenai perilaku end user industri manufaktur pun menjadi lebih mudah didapatkan. Data–data yang sangat detail tersebut akan sangat diperlukan dalam membuat dan melaksanakan strategi pemasaran digital. “Marketing without data is like driving with your eyes closed” (Dan Zarrella).

Posted 2020-02-13 08:10 by Marcomm Gmedia Share
  news