BEBERAPA CARA MEMPERCEPAT WEBSITE DENGAN MUDAH


BEBERAPA CARA MEMPERCEPAT WEBSITE DENGAN MUDAH

Kecepatan website merupakan hal penting yang dapat menarik calon pelanggan. Terlebih, jika website tersebut aman dan selalu bisa diandalkan. Tapi, bagaimana caranya? 

Menghadapi era percepatan saat ini, semua orang ingin sesuatu yang menarik namun bisa didapat secara cepat dan instan. Jika tak mampu memenuhi setidaknya dua syarat tersebut, bisnis yang kamu jalankan mungkin tidak selancar seperti yang diharapkan. Mengingat website adalah salah satu elemen penting untuk menjangkau para pelanggan hingga meningkatkan penjualan, sudah jelas bahwa kamu membutuhkan website yang cepat dan aman agar ketika pengunjungmu melakukan suatu pembelian, mereka merasa aman dan terbantu tanpa mengalami masalah yang berarti.

Fakta Kecepatan Website

Sebelum memahami cara mempercepat website, kamu perlu mengetahui terlebih dulu beberapa fakta yang dilansir dari NeilPatel.com dan berbagai sumber berikut agar bisa memahami kenapa kamu harus mempelajari cara mempercepat website:

  1. Kurang lebih 73% pengguna internet bermasalah dengan website yang lelet.
  2. Tidak sedikit pemilik website yang meremehkan loading page time di atas 3 detik. Padahal, angka ini menjadi 40% alasan mengapa pengunjung website memutuskan untuk meninggalkan website yang mereka tuju.
  3. Time is moneywebsite yang lebih lelet bisa mengurangi conversion rate hingga 7% setiap 1 detiknya.
  4. Rata-rata waktu yang digunakan untuk membuka sebuah halaman website adalah sekitar 3.21 detik. Jauh lebih lama dari durasi yang dianjurkan.
  5. Loading halaman web yang cepat dirasa penting oleh 52% pembeli online untuk mempertahankan loyalitas mereka terhadap website.
  6. Waktu normal yang rela habiskan oleh setidaknya 47% pengunjung website untuk menunggu loading halaman website adalah sekitar 2 detik.
  7. Sekitar 90% pengguna ponsel meninggalkan website ketika menunggu loading halaman hingga 5 detik.

Bagaimana, kecepatan website ternyata bukan masalah sepele ‘kan? Entah sebagai personal blogger, pengembang website, atau pemilik bisnis yang turut mengelola website, kamu perlu memastikan kenyamanan pengunjung dengan menyiapkan website yang aman serta bisa diakses dengan cepat. Simak penjabaran mengenai cara mempercepat website berikut ini.

Cara Mempercepat Website

Inilah kunci yang bisa mengantarkanmu pada kecepatan website yang lebih tinggi. Siapa pun kamu, ketika membahas tentang cara mempercepat website, kamu tak perlu menjadi seorang IT handal untuk bisa melakukannya. Hal yang kamu perlukan adalah kemauan untuk belajar, perangkat untuk mengatur website, dan koneksi internet. Setelah itu, mari kita bahas cara mempercepat website satu per satu.

 

  • Cek Kecepatan

 

Cek terlebih dulu kecepatan website-mu di Google Page Speed Insights. Jangan senang dulu ketika melihat angka yang tinggi, karena nilai 100/100 memang agak tidak realistis. Tapi sebaliknya, kamu tak boleh pesimis jika nilai yang ditunjukkan kurang memuaskan. 

 

  • Pilihan Hosting

 

Apakah hosting memengaruhi kecepatan website juga? Tentu saja, karena kecepatan hosting bisa memengaruhi peningkatan peringkat SEO hingga nilai penjualan bisnis online milikmu. Oleh karena itu, Dewaweb meningkatkan standar kecepatan di semua server cloud hosting dengan hardware Intel Xeon Gold terbaru, LiteSpeed Cache, NVMe SSD U.2, dan berbagai teknologi optimasi terkini. 

Tema Website

Kamu juga perlu memilih tema yang tepat agar bisa menghindari durasi loading page yang lambat. Gunakan tema website yang responsif dan ringan tapi tetap terlihat rapi. Sesuaikan tema dengan tujuan website-mu dan ingat, less is more. Berikut ini ada beberapa tema rekomendasi Dewaweb yang bisa kamu terapkan di website-mu.

1. Divi

Divi sepertinya sudah menjadi tema favorit yang acapkali digunakan para pemilik berbagai jenis website. Dikembangkan sejak Mei 2014, saat ini Divi sudah memperbarui versinya hingga Divi 4.0. Keunggulan tema yang satu ini adalah kemudahan mengatur halaman website hingga kecepatannya dalam merespon pengunjung website. Kamu bisa mendapatkan tema Divi dengan mengirimkan tiket ke Ninja Support setelah melakukan pembelian paket hosting minimal Warrior untuk satu tahun.

2. Twenty Twenty

Sama seperti tahun-tahun sebelunya, WordPress selalu memperbarui tema default-nya. Ini adalah tema bawaan WordPress untuk tahun 2020. Kamu bisa menggunakan tema dengan tampilan sederhana ini jika ingin tema yang simpel dan up-to-date.

3. Astra

Tema ini sangat cocok bagi kamu yang menggunakan website sebagai halaman untuk memajang hasil karya atau portfolio. Astra menawarkan kecepatan website lebih tinggi dengan menyediakan tema dengan ukuran kecil namun tetap terlihat fungsional dan menarik. Selain digunakan sebagai blog pribadi, Astra juga cocok kamu gunakan sebagai halaman utama toko online dengan menggunakan plugin WooCommerce.

4. Hestia

Hestia terlihat lebih kompleks ketimbang Astra, karena tema yang satu ini lebih cocok digunakan untuk membangun citra profesional. Tema ini cocok digunakan jika kamu hendak membuat website untuk bisnis startup, bisnis kecil, agensi, e-commerce hingga profil seorang freelancer. Kelebihan tema Hestia adalah desain modern yang juga kompatibel dengan page builder Elementor Pro.

Optimasi Ukuran Gambar

Setiap artikel yang kamu unggah selalu memerlukan gambar agar semakin mudah teroptimasi oleh SEO. Usai menggunakan tema yang tepat, jangan lupa lakukan optimasi juga terhadap gambar yang kamu unggah. Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk memperkecil gambar;

1. Manual

Cara ini bisa kamu lakukan sendiri dengan memperkecil ukuran piksel atau meng-compress gambar yang diunggah ke artikel. Kamu bisa menggunakan beberapa tools seperti Tiny JPG untuk memperkecil gambar, aplikasi PhotoScape untuk mengurangi ukuran piksel gambar, atau fitur edit foto yang dimiliki oleh WordPress.

2. Otomatis

Cara otomatis ini bisa sangat membantumu mengoptimasi gambar. Tapi sebelumnya, pastikan website-mu sudah menggunakan plugin LiteSpeed Cache yang sudah teraktivasi. Disebut otomatis karena kamu hanya perlu mengirimkan satu kali permintaan optimasi gambar ke pusat LiteSpeed, setelah itu gambar yang ada pada website-mu sudah teroptimasi secara otomatis. 

 

  • Gunakan Widget Seperlunya

 

Sama seperti tema website, slogan less is more juga bisa kamu terapkan dalam penggunaan widget di website. Kamu tak perlu menaruh semua widget hingga website-mu terlihat penuh, sebab hal tersebut dapat merugikan kedua belah pihak, baik website maupun pengunjung, karena mereka akan kesulitan mengakses konten pada website. Selain itu, kamu tak perlu melakukan embed ke media sosial milikmu, cukup lampirkan logo yang disertai link ke media sosialmu.

Itulah cara mempercepat website yang bisa kamu terapkan pada website-mu. Selain kecepatan, keamanan website dan konten yang berkualitas juga merupakan faktor penting yang menjadi alasan peningkatan jumlah pengunjung di website-mu. Hal lain yang tak kalah penting adalah pemilihan provider hosting, pastikan website-mu menggunakan cloud hosting yang sudah super cepat sehingga kecepatan hosting website tak lagi menjadi masalah untukmu. Selamat mencoba!

Posted 2020-01-13 08:58 by Marcomm Gmedia Share
  news