KETAHUI SEJARAH PENEMUAN INTERNET


KETAHUI SEJARAH PENEMUAN INTERNET

Pengguna internet saat ini telah banyak tetapi, masih ada di antara para pengguna internet yang tidak mengetahui sejarah ditemukannya internet itu sendiri. Pada tahun 1957, Uni Soviet berhasil mengorbitkan satelit buatan mereka untuk pertama kalinya. Pengorbitan satelit tersebut membuat Amerika Serikat mendirikan ARPA (Advanced Research Project Agency) sebagai sebuah produk yang dianggap memungkinkan untuk bersaing dengan Uni Soviet.

Pada tahun 1962 seorang ilmuwan komputer Leonard Kleinrock dan seorang psikolog J.C.R. Licklider mulai mempublikasikan ARPANET (Advanced Research Project Agency Network). ARPANET adalah proyek yang dibuat oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat yang pada nantinya menjadi awal penemuan pertama jaringan internet. Awalnya, proyek ini dibangun untuk keperluan militer saja, dan di tahun yang sama, ARPANET mulai menghubungkan 4 situs yaitu  Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara dan University of Utah. Proyek ini kemudian berkembang pesat hingga pada tahun 1972 semua universitas di negara tersebut ingin bergabung. Untuk dapat bergabung di jaringan Internet, maka diperlukan penyatuan komunikasi jaringan dan hal ini membutuhkan standar protokol internet atau lebih dikenal dengan istilah TCP/IP.

TCP/IP ditemukan oleh Vinton Gray Cerf yang adalah seorang ilmuwan komputer berkebangsaan Amerika Serikat. Vinton Gray Cerf mendapat julukan Bapak Internet karena peran pentingnya dalam pembuatan protokol internet yang menjadi basis dari jaringan internet. Hingga di tahun 1973, semakin banyak layanan yang mendaftarkan dirinya untuk bergabung di ARPANET mulai dari SDC Orbit, Dialog, The New York Times Databank, Lexis, University College of London di Inggris hingga Establishment dari Norwegia. Di tahun inilah nama ARPANET berubah menjadi INTERNET. Kemudian di tahun 1974, Internet Service Provider pertama kalinya ada di dunia. ISP tersebut bernama Telenet.

Posted 2019-01-09 14:35 by Marcomm Gmedia Share
  news